TWA Mangrove Angke Kapuk

Adalah kawasan pelestarian alam yang dimanfaatkan untuk kegiatan wisata alam dan berpusat pada pengembangan ecotourism. Luas area TWA Mangrove Angke Kapuk adalah seluas 99,82 Ha.

Merupakan tipe lahan basah yang didominasi vegetasi utama mangrove. Kawasan tersebut telah berubah menjadi tambak dan telah direhabilitasi tanaman mangrove 40% tindakan dan pelestarian dan penanaman kembali hutan mangrove.

Di Jakarta sangat dibutuhkan karena fungsi dan manfaatnya yang sangat strategis bagi pesisir pantai ibukota Indonesia, mencegah instrusi air laut ke daratan dan juga berperan dalam meredam bencana banjir, karena satu gram lumpur mampu menyerap tiga gram air.

Terletak di wilayah Kota Madya Jakarta Utara, hutan mangrove sangat penting keberadaannya dan mulai menghilang akibat perambahan hutan mangrove, pencemaran air dan abrasi laut.

 

 

 

TWA Mangrove Angke Kapuk merupakan bagian dari kawasan hutan Angke Kapuk yang ditetapkan berdasarkan Surat Keputusan Gubernur Jenderal Hindia Belanda Nomor 24 tanggal 1 Juni !939 dengan luasan 99,82 Ha. Tipe ekosistem yang menjadi habitat berbagai jenis burung air ini adalah ekosistem mangrove. Ijin Pengusahaan Pariwisata Alam TWA Mangrove Angke Kapuk diberikan kepada PT. MURINDRA KARYA LESTARI sejak 1997 dengan tujuan mengembangkan TWA Mangrove Angke Kapuk sebagai sarana pariwisata alam sekaligus mempertahankan kelestarian fungsi mangrove sebagai sistem penyangga kehidupan.

Jenis-jenis fauna yang menghuni kawasan TWA Mangrove Angke Kapuk, umumnya adalah jenis-jenis burung merandai dan hampir seluruhnya merupakan satwa yang dilindungi. Beberapa jenis diantaranya adalah :

  • Pecuk Ular (Anhinga Melanogaster)
  • Kowak Maling (Nycticorax Nycticorax)
  • Kuntul Putih (Egreta SP.)
  • Kuntul Kerbau (Bubulcus Ibis)
  • Cangak Abu (Ardea Cinerea)
  • Blekok (Ardeola SP.)
  • Belibis (Anos Grobcaritrous)
  • Cekakak (Aleyou Chloris)

Selain itu terdapat pula beberapa jenis reptil. Fauna khas yang hanya dapat ditemukan di hutan mangrove adalah Gelodok/Gelosoh dan Udang Bakau (Glossogoblus Giuris)

 

Jenis flora yang terdapat dalam Kawasan TWA Mangrove Angke Kapuk terdiri dari jenis-jenis mangrove dan jenis hutan pantai/rawa. Beberapa jenis mangrove yang mendominasi antara lain adalah :

  • Bidara (Sonneratia Caseolaris)
  • Warakas (Acrosticum Areum)
  • Api-api (Avicennia Marina)
  • Cantigi (Ceriops SP.)
  • Buta-buta (Exocecaris Agallocha)
  • Bakau (Rhizophora Mucronata dan Rhizophora Stylosa)

Sedangkan jenis flora pantai/rawa diantaranya adalah :

  • Waru Laut (Hibiscus Tilliasceus)
  • Bluntas (Pluchea Indica)
  • Mendongan (Scripus Litoralis)
  • Kedondong Laut (Polysia Frutucosa)
  • Dadap (Erythrina Variagata)
  • Ki Hujan (Samanea Saman)
  • Flamboyan (Delonix Regia)
  • Ki Tower (Derris Heterophyia)
  • Duri Busyetan (Mimosa SP.).

Nikmati sensasi dari sisi Jakarta yang hijau, asri dan bebas polusi serta penuh edukasi konservasi hanya di Taman Wisata Alam Mangrove Angke Kapuk.